7+ Tips Cara Mengoptimasi dan Merawat SSD Agar Awet di PC/Laptop - Okedroid | Situs Blog Belajar Pemrograman Java Android
Okedroid | Situs Blog Belajar Pemrograman Java Android

7+ Tips Cara Mengoptimasi dan Merawat SSD Agar Awet di PC/Laptop

SSD yang merupakan kepanjangan dari Solid-State Drive , adalah salah satu hardware   ,yang digunakan sebagai media utama untuk penyimpanan (storage)  data di komputer, selain hardisk (HDD).
SSD memiliki beberapa kelebihan  , dan juga fitur yang berbeda dibandingkan hardisk. Seperti misalnya untuk proses kecepatan dalam read and write data ,  yang menggunakan slot SATA saja ,  bisa mencapai 500 mb/s+, ketimbang hardisk yang biasanya hanya mencapai sekitar 100mb/s+ .

Selain itu juga komponen yang digunakan SSD menggunakan flash memori ,yang dimana pengoperasianya jauh lebih cepat, dibandingkan dengan hardisk ,yang menggunakan piringan cakram. Secara fisik juga berbeda dengah HDD ,yang sedikit berat dibawa , dan juga sangat sensitif terhadap guncangan,   SSD akan terasa ringan dibawa , dan juga kuat terhadap guncangan.
Tips Cara Mengoptimasi dan Merawat Menggunakan Mengaktifkan fitur TRIM Menghemat SSD Agar Lebih Awet di PC/Laptop Windows 10
Bagi kalian pengguna PC atau Laptop ,yang baru atau sudah lama menggunakan SSD , pastinya kita ingin awet dan tahan lama untuk penggunaan kedepannya. Untuk itu jika kita bicara dari segi perawatan dan optimasi SSD ,pastinya akan sangat berbeda dengan hardisk yang biasa kita gunakan.

Pada artikel tips tentang komputer kali ini, saya akan membahas tentang 7+ Tips Cara  Mengoptimasi dan Merawat SSD Agar Awet di PC atau Laptop. Selengkapnya ,berikut mari kita simak lebih lanjut :





1. Jadikan SSD sebagai Media Runner , Bukan Untuk Menyimpan File Besar


Contoh ukuran fisik SSD
Contoh ukuran fisik SSD


Tips yang pertama , yaitu  jadikan SSD sebagai Media Runner saja ,seperti misalnya ,menyimpan file system untuk booting OS Windows ,  Browser Web, Microsoft Word, Adobe ,dan juga Software  Aplikasi lainnya ,yang ukuranya masih bisa terbilang kecil , tidak memakan terlalu banyak space.

Nah , untuk menyimpan data file-file besar  ,seperti foto, dokumen ,musik, video , games ,installan software , dan lain sebagainya. Kalian bisa pindahkan atau simpan ke hardisk , begitu juga jika kalian download file-file besar di internet.


2. Menyisakan Ruang Kosong atau Free Space SSD


Contoh total kapasitas SSD (120 GB)
Contoh total kapasitas SSD (120 GB)


Tips yang kedua , yaitu pastikan kalian memberikan ruang atau space kosong SSD. Berdasarkan rekomendasi yang bersumber dari anandtech ,  sekitar 10 % sampai 20 % free space atau ruang kosong dari total kapasitas SSD. Hal ini ditujukan agar performa SSD tetap terjaga dengan baik , dan tidak mengalami penurunan performa.

Contoh misalnya , jika kalian menggunakan SSD dengan slot SATA ,yang total kapasitasnya 120 GB (111GB Usable)  , kalian bisa menyisakan setidaknya  minimal lebih dari 20 GB free space . Jadi ruang atau space yang digunakan setidaknya kurang dari 90 GB used space.



3. Jangan Lakukan  Defragmentasi SSD


Contoh ilustrasi proses defrag
Contoh ilustrasi proses defrag


Tips yang ketiga , yaitu jangan melakukan proses defragmentasi pada SSD ,seperti kita melakukanya pada HDD atau hardisk. Defragmentasi adalah suatu proses yang berfungsi untuk menata atau menyusun kembali file ,yang tidak beraturan atau terbagi-bagi.

Dikarenakan untuk membaca dan menulis data hardisk ,masih menggunakan head , yang dimana head tersebut , akan mencari sektor dari data yang ditulis ,secara tidak beraturan. Dengan proses defrag , memungkinkan pembacaan data yang dilakukan oleh head , akan lebih cepat.

Jika kita melakukan proses defrag pada HDD atau hardisk , ini akan membantu sekali dalam meningkatkan performa hardisk. Sedangkan untuk SSD ,tidak menggunakan head , melainkan proses elektris ,yang memungkinkan proses membaca dan menulis data lebih cepat. Jadi tidak perlu lagi melakukan proses defrag. Serta jika kita melakukan proses defrag  pada SSD , ini justru akan mempendek umur SSD , karena  siklus penulisan atau write cycle pada SSD terbatas. Umumnya ,daya tahan write cycle yang beredar di pasaran sekitar 10.000 kali , yang diprediksikan akan tahan lama sampai 5 tahun.



Mematikan fitur Scheduled optimization pada SSD


Bagi kalian yang menggunakan PC atau Laptop ,dengan OS Windows 10. Secara default Windows 10 , mempunyai fitur yang dinamakan scheduled optimization ,yang dimana proses defrag dan optimasi , akan berjalan secara otomatis dalam rentang waktu harian , mingguan ,dan bulanan. Disini kita akan mencoba menggunakanya untuk HDD atau hardisk ,jadi kita tidak menggunakan fitur ini untuk SSD.  Berikut selengkapnya :

  • Pertama kalian ketikan keyword disk defrag , pada Start Menu Windows 10. Setelah muncul pilih Defragment and Optimize Drives.


Start Menu > Defragment and Optimize Drives Windows 10
Start Menu > Defragment and Optimize Drives

  • Pada bagian Optimize Drives  khususnya pada Scheduled optimization , kalian pilih Change Setting .



Optimize Drives Scheduled optimization Change settings Windows 10
Optimize Drives
  • Selanjutnya pada bagian Optimization schedule , kalian pilih Choose.


Optimization schedule Windows 10
Optimization schedule

  •  Setelah itu kalian tinggal pilih atau ceklist , untuk bagian HDD atau hardisk , dan unceklist untuk bagian SSD. Jika sudah pilih OK.


Optimize drives Select drives Windows 10
Select drives


4. Memeriksa dan menggunakan fitur TRIM.

Menampilkan Mengaktifkan fitur TRIM pada SSD di CrystalDiskInfo
Menampilkan fitur TRIM pada SSD di CrystalDiskInfo

Tips yang keempat , yaitu pastikan SSD kalian memiliki fitur TRIM. Bagi kalian yang belum tahu apa itu TRIM. TRIM adalah salah satu fitur yang terdapat pada SSD , berupa suatu perintah yang membantu sistem operasi , untuk memberi tahu ke SSD ,tentang blok data mana  yang sudah tidak diperlukan lagi ,serta menghapus secara internal , agar SSD dapat bekerja secara optimal.

Dengan kata lain fitur TRIM ini , akan membersihkan secara otomatis pada blok data mana yang sudah tidak digunakan lagi , sehingga tidak akan ada penumpukan sampah data , yang menyebabkan SSD menjadi melambat performanya.


Mengecek fitur TRIM aktif atau tidak.

Untuk mengecek fitur TRIM aktif atau tidak ,sebenarnya kalian cukup menginstall CrystalDiskInfo , lalu ketika membukanya akan tampil fitur tersebut aktif atau tidak. Cara lainya , kalian juga bisa mengeceknya lewat Command Prompt , berikut selengkapnya:


  • Pertama seperti biasa kalian ketikan keyword cmd , di Start Menu Windows 10. Setelah muncul pilih Command Prompt.



Start Menu  > Command Prompt Windows 10
Start Menu  > Command Prompt

  •  Selanjutnya , kalian ketikan atau langsung pastekan perintah berikut , pada Command Prompt :
fsutil behavior query disabledeletenotify

Command Prompt Mengecek Menampilkan Mengaktifkan Fitur TRIM SSD CMD Windows 10
Command Prompt
Jika sudah kalian Enter , lalu akan menampilkan pesan yang berupa :

  • NTFS DisableDeleteNotify = 0 (Disabled) , yang berarti fitur TRIM telah aktif pada SSD kalian.
  • NTFS DisableDeleteNotify = 1 (Enabled) ,yang berarti fitur TRIM tidak aktif pada SSD kalian.

Untuk mengaktifkanya secara manual , kalian bisa menggunakan perintah berikut :


fsutil behavior set disabledeletenotify 0


5. Kustomisasi  Paging File


Tips yang kelima, yaitu dengan mengkustomisasi paging File. Paging file adalah salah satu fitur di OS Windows ,yang digunakan untuk menjaga ruang kosong atau free space  pada memori RAM ,dengan menukar data memori ke disk drive. Ini dilakukan untuk menjamin memori RAM tidak penuh , ketika user atau pengguna menjalankan terlalu banyak program sekaligus.

Secara default fitur ini, akan  tersetting di Local Disk C ,tempat dimana kita memasang file system Windows 10 pada SSD. Untuk mengurangi sikus penulisan atau write cycle pada SSD ,kita akan mencoba memindahkanya ke lokasi HDD atau hardisk, yang secara umum  terpasang di Local Disk D. Berikut selengkapnya :

  • Pertama kalian ketikan this pc ,di Start Menu Windows 10. Lalu klik kanan pada This PC , pilih Properties. Seperti yang ditunjukan pada gambar di bawah:
Start Menu > This PC  Properties Windows 10
Start Menu > This PC 

  • Selanjutnya kalian pilih Advanced system settings , yang terletak di sebelah kiri. Pada bagian System Properties , pilih tab Advanced > tombol Settings. Lalu pada bagian Performance Options  pilih tab Advanced > tombol Change.


Advanced system settings > Advanced >Settings > Advanced > Change Windows 10
Advanced system settings > Advanced >Settings > Advanced > Change

  • Pada bagian Virtual Memory , kalian bisa unceklist pada Automatically manage paging file size for all drives. Pada SSD ,yang lokasinya di C , kalian pilih No paging file , dan juga tombol Set.



Virtual Memory No Paging File Setting SSD Windows 10
Virtual Memory

  • Selanjutnya , pada HDD ,yang lokasinya di D , kalina pilih System managed size , dan juga tombol Set. Jika sudah pilih OK.

Virtual Memory System managed size HDD hardisk Set Windows 10
Virtual Memory


6. Memindahkan Temporary File

Tips yang keenam , yaitu dengan memindahkan Tempory File , yang secara default ada di SSD,  yang lokasinya di C , kita pindahkan ke HDD atau hardisk ,yang lokasinya di D. Tentu saja hal ini untuk mengurangi siklus penulisan atau write cycle SSD ,yang terbatas. Berikut selengkapnya :


  • Pertama kalian ketikan this pc ,di Start Menu Windows 10. Lalu klik kanan pada This PC , pilih Properties. Seperti yang ditunjukan pada gambar di bawah:
Start Menu > This PC  Properties Windows 10
Start Menu > This PC

Pada bagian System , kalian pilih Advanced system settings , yang terletak di sebelah kiri. Selanjutnya kalian pilih tab Advanced ,lalu pilih Environment Variables. Pilih TEMP dan TMP , pada bagian kolom variable ,lalu pilih tombol Edit , lalu kalian tentukan lokasinya pada Variable Value di bagian Edit User Variable. Jika sudah pilih tombol OK. Lebih jelasnya kalian bisa pehatikan gambar di bawah :


Advanced system settings > Environment Variables > Edit User Variable Windows 10
Advanced system settings > Environment Variables > Edit User Variable
7. Menggunakan  Sata Mode AHCI


Menggunakan Mensetting Memilih SATA Mode Selection AHCI untuk SSD di BIOS
Menggunakan SATA Mode Selection AHCI di BIOS

Tips yang ketujuh , yaitu dengan menggunakan SATA Mode AHCI (Advanced Host Controller Interface), yang berfungsi untuk memaksimalkan kecepatan performa SSD. Jika PC atau Laptop  kalian mendukung mode ini , kalian bisa mengaktifkanya lewat BIOS ,lalu pada bagian SATA Configuration ,pilih mode AHCI.


8. Mematikan Fitur Hibernate

Tips yang kedelapan , yaitu dengan mematikan fitur mode hibernate. Hibernate adalah  salah satu opsi yang tersedia pada tombol power di OS Windows, yang merupakan cara alternatif untuk mematikan PC atau Laptop ,dengan menyimpan semua aktivitas komputer , semua ke hard disk drive atau ssd. Fitur ini tidak secara default ada di Windows 10. Jadi bagi pengguna PC atau Laptop kalian harus mengaktifkanya secara manual.

Baca juga : Tips Cara Mengaktifkan Option Hibernate di Start Menu Windows 10

Bagi kalian yang tidak membutuhkan fitur ini , kalian bisa mematikanya lewat perintah Command Prompt. Berikut selengkapnya :


  • Pada Start Menu di Windows ,kalian ketikan cmd , lalu klik kanan pada Command Prompt , pilih Run as administrator. Lalu pada jendela pop-up  User Account Control kalian pilih Yes.


Start Menu > Command Prompt Windows 10
Start Menu > Command Prompt

  • Selanjutnya kalian gunakan perintah berikut :
powercfg /hibernate off
Mematikan fitur Mode Hibernate di CMD Command Prompt Windows 10
Mematikan fitur Mode Hibernate di Command Prompt

Mode hibernate akan menghasilkan file hiberfile.sys , yang pastinya akan memakan space yang sangat besar. Karena besar ukuran filenya tergantung,  dari seberapa banyak aktivitas komputer yang telah dilakukan.


9. Menggunakan Power Supply dan UPS yang bagus


Tips yang kesembilan , yaitu dengan menggunakan jenis PSU atau Power Supply yang bagus. Ini mungkin ditujukan ,bagi user atau pengguna PC. Pastikan PSU kalian ,mempunyai banyak fitur ,untuk menjaga semua komponen hardware tetap awet. Serta menggunakan UPS , untuk mencegah terjadinya mati listrik tiba-tiba.


Demikan artikel tentang Tips Cara Mengoptimasi dan Merawat SSD Agar Awet di PC/Laptop. Semoga bisa menjadi referensi , bagi kalian pengguna yang menggunakan SSD pada PC ataupun Laptop.


Tag : SSD,Tips Komputer,Windows 10

data-matched-content-ui-type="image_card_stacked" data-matched-content-rows-num="2" data-matched-content-columns-num="4"
0 Komentar untuk "7+ Tips Cara Mengoptimasi dan Merawat SSD Agar Awet di PC/Laptop"

Silakan berkomentar dengan baik ,jangan SPAM di komentar ini . NO BACKLINK /LINK HIDUP

Back To Top